Edukasi

Siapkan 4 Hal Ini untuk Sambut Lapangan Kerja Paling Berprospek di Masa Depan

DE
139
08 Agustus 2024

banteninfo.com - Di masa mendatang, akan semakin banyak jenis pekerjaan yang muncul seiring dengan makin berkembangnya peradaban dunia. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan tambahan untuk bisa menyambut ketidakpastian terkait lapangan kerja yang akan muncul di masa mendatang. Menurut Co-Founder and Executive Director Indonesia Communications (ID COMM) Sari Soegodono, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menyiapkan diri menyambut ketidakpastian munculnya lapangan pekerjaan yang paling prospek di masa depan.


Agar siap menyambut lapangan kerja paling berprospek Antara lain sebagai berikut:

1. Belajar dan mengikuti pelatihan

Sari mengatakan, untuk bersiap menghadapi ketidakpastian sebaiknya karier paling prospek di masa depan bisa dengan cara mengikuti berbagai macam pelatihan. "Coba aja ikut pelatihan dengan sertifikat. Siapa tahu di masa depan menjadi skill yang banyak dibutuhkan," kata Sari dalam diskusi Belajaraya, Minggu (4/8/2024).


2. Berpikir kritis Sari menambahkan, hal lain yang harus diperhatikan adalah memiliki kemampuan untuk berpikir kritis dalam menghadapi masalah dan kondisi.

Menurut Sari kemampuan berpikir kritis tidak hanya hanya dibutuhkan saat menangani masalah tertentu, tetapi di dalam menghadapi beberapa prestasi "Kita cukup kritis engga," ujarnya.


3. Miliki endurance Kemampuan lain yang harus dimiliki para generasi muda untuk menghadapi adanya lapangan kerja paling prospek di masa mendatang adalah memiliki endurance atau daya tahan. Menurut Sari, di masa depan para generasi muda harus tahan dengan segala macam kondisi. Utamanya tidak mudah terbawa perasaan. "Pertama (miliki) endurace jangan gampang baper putus asa. Aduh kayaknya di masa depan sulit," ungkapnya.


4. Berhati-hati menggunakan media sosial

Hal terakhir yang harus dimiliki di masa depan, kata Sari, adalah sikap berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Mengingat perkembangan teknologi dan informasi akan semakin cepat pergerakannya di masa depan. "Dipikirkan lagi perlu enggak sih kita melakukan itu (di media sosial) menyakiti orang lain enggak sih," jelas Sari.



Bagikan Artikel Ini:

Kategori Lanjutan